Tampilkan postingan dengan label beracun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beracun. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Agustus 2012

Makhluk-makhluk Beracun & Mematikan di Dunia


Di luar sana makhluk-makhluk mematikan ini bersembunyi dalam kegelapan, siap menyerang apa saja tanpa peringatan apapun dan akibatnya bisa sangat fatal. Hampir semuanya akan mencabut nyawa Anda hanya dalam hitungan menit sebelum Anda menyadari apa yang terjadi dan mencoba mencari pertolongan.


Terror yang Bersembunyi di Kegelapan

Beberapa makhluk mematikan mungkin Anda sudah pernah dengar, seperti ular tanah (rattlesnake), kobra, black widow, meski Anda masih bisa mendengar kedatangannya, jangan coba julurkan tangan Anda di kegelapan di India - tempat ular-ular ini berkumpul. Tapi masih ada lainnya dari sekedar ular kobra, sesuatu yang kecil, tenang, tidak diperhatikan, tapi sebenarnya ganas dan mematikan.

 
1. Siput Cone (Cone Snail - Siput Kerucut): Membunuh kurang dari 4 Menit
Katakanlah, Anda sedang berjalan-jalan di pinggir ombak memunguti kerang-kerang untuk sekedar mengisi waktu. Tanpa peringatan apapun, Anda merasakan sesuatu yang sengatan pedih dari salah satu yang Anda punguti - sengatan yang dengan cepat membakar Anda dengan kesakitan yang amat sangat. Dengan sengatan tiba-tiba itu, siput cone dengan jahat menyuntikkan ke tubuh Anda dengan satu racun syaraf paling berbahaya yang pernah ada.




"Warna cerah dan sosok kecil siput cone memang menarik hati, dan kadang-kadang membuat orang ingin memungutnya dan menggenggamnya sebentar." Ketika itulah siput cone akan mengeluarkan duri beracunnya, menusuk dan mengirim racunnya (durinya ini bahkan sanggup menembus sarung tangan).

Syaraf manusia akan rusak oleh sedikit racun ini, dalam beberapa detik rasa sakit yang amat sangat di tempat sengatan akan berubah menjadi mati rasa. Lalu racun ini akan menyebar dan sesaat kemudian seluruh tubuh Anda akan lumpuh. Lalu napas Anda yang akan berhenti, dan tidak harus menunggu lama untuk membuat jantung Anda akan berhenti berdetak!

Tentu saja sudah ada penawar racun dari racun ini, tapi jujur saja, dengan racun yang dapat membunuh Anda hanya dalam waktu kurang dari 4 menit, Anda hanya akan selamat jika antiracun itu ada di saku baju Anda. Bahkan CIA pun kabarnya pernah membuat senjata yang menggunakan racun ini untuk melumpuhkan musuh.

 
2. Katak Beracun - Amazon: Sentuhan Mematikan


Lihat penampilan katak ini. Mungil dan warna-warnya yang sangat indah. Mungkin orang akan berusaha menangkapnya untuk dibawa ke rumah untuk ditunjukkan pada anak-anaknya.

Tangkap saja, dan sekian menit kemudian, Anda mati ! Sedetik memainkannya, selanjutnya ambruk dan mengalami kejang-kejang dan busa keluar dari mulut di dasar tanah hutan. Tidak ada sengatan, tidak ada gigitan, tidak ada keracunan: hanya gara-gara lendir mengkilap yang melingkupi tubuh indahnya.



Masyarakat setempat memanfaatkan kata beracun ini untuk melumuri anak panahnya dengan lendir itu (tentunya dengat sangat hati-hati) dan jika mengenai monyet yang menjadi buruannya, monyet yang bergelantungan di pohon itu akan langsung jatuh ke tanah.



"Katak-katak ini adalah satu-satunya binatang di dunia yang diketahui sanggup membunuh manusia hanya dengan sentuhan saja." Mereka ini dapat melompat sejauh 2 meter atau 50 kali panjang tubuhnya. Seperti seorang manusia dengan tinggi 1,8 meter yang melompat sejauh 90 meter.

3. Badut Pemalas di Dunia Serangga
Tidak jauh dari rimba Amazon di Brasil selatan, jika Anda lelah di tengah hiking lalu beristirahat sejenak untuk menghirup udara segar pepohonan. Lalu apa yang terjadi jika Anda secara tidak sengaja menyentuh ulat bulu? Cuma ulat bulu, sih, si badut pemalas. Cuma masalahnya adalah jika ulet bulu ini adalah kebetulan anggota dari keluarga ngengat Lonomia.



Sepertinya sudah biasa melihat ulet bulu, tapi bulu dari ulet bulu yang satu ini mengandung saesuatu yang berbahaya, sangat berbahaya hingga lusinan orang meninggal tiap tahunnya hanya karena menyentuhnya! Caranya juga kejam, racunnya mengandung anticoagulant (mencegah pembekuan darah), dan tekanan darah korban akan langsung turun drastis dan menyebabkan kematian. Nggak lucu, bener-bener gak lucu!



Kebanyakan predator berisik dan jelas-jelas memperlihatkan berbahaya: hiu akan jelas sosok siripnya di air ketika menyerang, ular tanah dengan desisnya, singa, harimau, beruang, waauuum...!!!
Tapi monster yang sesungguhnya lebih tidak bisa ditebak, bersembunyi dan tidak kelihatan, nggak ada berisik, dan membunuh Anda lebih cepat tanpa basa-basi atau ba-bi-bu kayak harimau yang pamer taringnya.



 
4. Ular Laut
Makhluk dari mimpi buruk lainnya yang nggak pake basa-basi, ba-bi-bu, nggak pake intro adalah makhluk yang berasal dari dunia air. Kalau Anda pikir ular cuma ada di daratan itu salah besar. Kalau Anda sempat ke Teluk Persia (atau pantai di pulau-pulau India), tajamkan mata Anda kalau-kalau ketemu sesuatu yang menjalar dari dalam laut: bisa jadi inilah Enhydrina Schistos.


Sepertinya ada yang menganggap biasa saja melihat ada ular di laut, tapi jangan berpikir kalau itu ular dari daratan yang lagi mandi atau kesasar.



Ular laut jenis ini (hook-snoke atau beaked sea snake) punya satu racun yang termasuk paling berbahaya di dunia. Sedikit (cuma sekian gram) tapi cukup membuat Anda berenang bersama ikan untuk selama-lamanya...

 
5. Ikan Batu (Karang): Nunggu Diinjek...


Anda harus berhati-hati melangkah kalau misalnya Anda kebetulan lagi jalan-jalan di dasar laut.
Seperti monster-monster tersembunyi lainnya, ikan ini menyamarkan dirinya di antara batan karang di dasar laut. Inilah yang biasa disebut ambush predator (predator sergap): makhluk yang mau menunggu dengan sabar sampai korbannnya mendekat. Semua jenis ikan karang hanya akan duduk manis menunggu mangsanya atau sampai seseorang yang tak berdosa tidak sengaja menginjaknya.



Duri-duri di punggung ikan ini seperti parade jarum injeksi, yang tiap durinya punya bahan yang cukup untuk membunuh penyelam dalam beberapa menit saja. Mati saja tidak cukup! Rasa sakit akibat sengatan ikan ini disebut-sebut sangat mengerikan sampe sang korban lebih memlih untuk mengamputasi bagian tubuhnya yang tersengat daripada harus merasakan kesakitan ini walau sejenak. Ouuuch....!



 
6. Ubur-ubur kotak (box jelly-fish)
Kerang-kerang cone, ular laut, ulet bulu biasa kita hindari, katak beracun masih bisa dibedakan dari sosok briliannya, ikan karang masih bisa dideteksi sosok seramnya, tapi teror yang terakhir ini tidak terlihat berbahayanya sama sekali. Cobalah berenang untuk terakhir kalinya, kalo mau, kali ini di lepas pantai Autralia.



Berenang di air laut jernih, menikmati dinginnya air, sinar matahari yang hangat, membuat orang tidak peduli dengan moster ini, apalagi sosoknya yang hampir sejernih lautnya. Namanya Chironex fleckeri (namanya kedengaran syeyem).

Chironex fleckeri adalah sejenis ubur-ubur mungil, hanya sepanjang 16 inch. Punya 4 tandan mata dengan keseluruhan 24 mata; tentakelnya mengandung nematocysts (sel-sel sengat mikroskopik) dimana bereaksi hanya karena sentuhan atau sapuan kecil kerang atau kulit manusia. Coba saja senggol dikit dan sel-sel sengatnya akan langsung menyembur, mengirim ke tubuh manusia atau apa saja dengan racun syaraf paling berbahaya yang pernah diketahui.




Ini fakta-faktanya:
-Tentakel-tentakel yang patah masih aktif sampai pecah dan bahkan tentakel-tentakel yang mengering akan bereaksi lagi jika dalam keadaan basah.
-Ubur-ubur kotak sesungguhnya bukan ubur-ubur seutuhnya; mereka juga dari keluarga kelas Cubozoans.
-Tumbuh hingga sebesar kepala manusia, dan mempunyai tentakelnya bisa tumbuh sepanjang 3 meter. Jika kita lihat di kanan atas dari gambar di bawah ini, sangat sulit Chironex Fleckeri mengenali sosoknya di air laut.

Sengatan chironex fleckeri, juga disebut tawon laut, dilukiskan oeh para ahli sebagai azab yang mengerikan. Pernah ada cerita heboh para perenang yang tiba-tiba melompat dari dinginnya laut Australia, dengan kulit yang melepuh dan sobek berdarah-darah karena terkena sengatan makhluk ini, dan racunnya seperti membakar tubuh-tubuh mereka dan sontak membuat mereka sangat menderita dan shock hebat.

Tapi ini tidak berlangsung lama, kesakitan karena terbakar cepat berlalu dalam waktu yang sangat cepat, hingga belum cukup waktu mencapai pantai dan mencari pertolongan racunnya sudah akan bekerja di dalam tubuh Anda, dan sistem syaraf Anda akan menjadi tidak berfungsi sama sekali. Beh...

Mungkin Anda baru menyadari ternyata di luar sana ada banyak sesuatu yang sangat berbahaya yang bisa membunuh dengan cepat hanya karena tidak sengaja menyentuhnya - sesuatu yang biasanya mungkin mudah terlewatkan atau tidak dipedulikan.

Kamis, 26 Juli 2012

5 Zat Beracun Yang Sering Kita Makan Tanpa Kita Sadari


Sering tidak kita sadari bahwa dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari ternyata mengandung zat-zat kimia yang bersifat racun, baik itu sebagai pewarna, penyedap rasa dan dan bahan campuran lain. Za-zat kimia ini berpengaruh terhadap tubuh kita dalam level sel, sehingga kebanyakan kita akan mengetahui dampaknya dalam waktu yang lama.

Dampak negatif yang bisa terjadi adalah dapat memicu kanker, kelainan genetik, cacat bawaan ketika lahir, dan lain-lain.

Tidak ada cara untuk menghindar 100% dari bahan-bahan kimia itu dalam kehidupan kita sehari-hari, yang perlu kita lakukan adalah meminimalkan penggunaannya sehingga tidak melewati ambang batas yang disarankan. Karena selain banyak tersedia di pasaran, bahan-bahan tersebut juga harganya yang relatif sangat murah.

Berikut adalah contoh bahan-bahan yang bersifat racun yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari :

1. Sakarin (Saccharin)
Sakarin adalah bubuk kristal putih, tidak berbau dan sangat manis, kira-kira 550 kali lebih manis dari pada gula biasa. Oleh karena itu ia sangat populer dipakai sebagai bahan pengganti gula.

Tikus-tikus percobaan yang diberi makan 5% sakarin selama lebih dari 2 tahun, menunjukkan kanker mukosa kandung kemih (dosisnya kira-kira setara 175 gram sakarin sehari untuk orang dewasa seumur hidup).

Sekalipun hasil penelitian ini masih kontroversial, namun kebanyakan para epidemiolog dan peneliti berpendapat, sakarin memang meningkatkan derajat kejadian kanker kandung kemih pada manusia kira-kira 60% lebih tinggi pada para pemakai, khususnya pada kaum laki-laki.

Food and Drug Administation (FDA) Amerika menganjurkan untuk membatasi penggunaan sakarin hanya bagi para penderita kencing manis dan obesitas. Dosisnya agar tidak melampaui 1 gram setiap harinya.

2. Siklamat (Cyclamate)
Siklamat adalah bubuk kristal putih, tidak berbau dan kira-kira 30 kali lebih mains dari pada gula tebu (dengan kadar siklamat kira-kira 0,17%). Bilamana kadar larutan dinaikkan sampai dengan 0,5%, maka akan terasa getir dan pahit.

Siklamat dengan kadar 200 mg per ml dalam medium biakan sel leukosit dan monolayer manusia (in vitro) dapat mengakibatkan kromosom sel-sel tersebut pecah. Tetapi hewan percobaan yang diberi sikiamat dalam jangka lama tidak menunjukkan pertumbuhan ganda.

Di Inggris penggunaan siklamat untuk makanan dan minuman sudah dilarang, demikian pula di beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat.

3. Nitrosamin
Sodium nitrit adalah bahan kristal yang tak berwarna atau sedikit semu kuning. Ia dapat berbentuk sebagai bubuk, butir-butir atau bongkahan dan tidak berbau. Garam ini sangat digemari, antara lain untuk mempertahankan warna asli daging serta memberikan aroma yang khas seperti sosis, keju, kornet, dendeng, ham, dan lain-lain.

Untuk pembuatan keju dianjurkan supaya kandungan sodium nitrit tidak melampaui 50 ppm, sedangkan untuk bahan pengawet daging dan pemberi aroma yang khas bervariasi antara 150 – 500 ppm.

Sodium nitrit adalah precursor dari nitrosamines, dan nitrosammes sudah dibuktikan bersifat karsinogenik pada berbagai jenis hewan percobaan. Oleh karena itu, pemakaian sodium nitrit harus hati-hati dan tidak boleh melampaui 500 ppm. Makanan bayi sama sekali dilarang mengandung sodium nitrit.

4. Zat Pewarna Sintetis
Dari hasil pengamatan di pasar-pasar ditemukan 5 zat pewarna sintetis yang paling banyak digemari di Indonesia adalah warna merah, kuning, jingga, hijau dan coklat.

Dua dari lima zat pewarna tersebut, yaitu merah dan kuning adalah Rhodamine-B dan metanil yellow. Kedua zat pewarna ini termasuk golongan zat pewarna industri untuk mewarnai kertas, tekstil, cat, kulit dsb. dan bukan untuk makanan dan minuman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kedua zat warna tersebut kepada tikus dan mencit mengakibatkan limfoma. Selain itu, boraks juga merupakan zat pewarna favorit yang sering digunakan oleh produsen makanan.

5. Monosodium Glutamat (MSG)
Monosodium glutamat (MSG) atau vetsin adalah penyedap masakan dan sangat populer di kalangan para ibu rumahtangga, warung nasi dan rumah makan. Hampir setiap jenis makanan masa kini dari mulai camilan untuk anak-anak seperti makanan ringan dan sejenisnya, mie bakso, masakan cina sampai makanan tradisional sayur asam, lodeh dan bahkan sebagian masakan padang sudah dibubuhi MSG atau vetsin.

Pada hewaan percobaan, MSG dapat menyebabkan degenerasi dan nekrosi sel-sel neuron, degenerasi dan nekrosis sel-sel syaraf lapisan dalam retina, menyebabkan mutasi sel, mengakibatkan kanker kolon dan hati, kanker ginjal, kanker otak dan merusak jaringan lemak.